Posts

Masyarakat di Desa Saat Pandemik, Siapa Peduli?

Saya tinggal di pedesaan (bukan kota). Sudah satu bulan lebih ini saya tinggal di rumah. Biasanya saya memang berkegiatan di luar, ya tepatnya saya anak rantau di perkotaan karena kepentingan studi dan beberapa aktivitas sosial saya. Saya melihat selama pandemik corona ini, semua orang terdampak tanpa terkecuali. Kepatuhan masyarakat Indonesia itu sangat tinggi, kalaupun ada yang kurang patuh atau kurang disiplin ya itu paling beberapa saja. Namun secara garis besar saat social distancing masyarakat Indonesia tergolong patuh, itu pendapatku. Kepatuhan akan social distancing dipatuhi pula oleh masyarakat di pedesaan. Siapa masyarakat itu? Tentu masyarakat Indonesia yang sama-sama bayar pajak, yang sama-sama diam di rumah saat pandemi, namun mereka masyakarat yang jarang terekspos oleh media. Bukan karena apa-apa tapi karena mereka tak tau harus mengadu dimana, medsos pun mereka tak ada, bahkan di pedesaan itu akses signal telekomunikasi kurang begitu bagus. Saya gelisah, meliha...

Saya Ingin Menulis Kembali

Setiap orang mungkin bisa menulis, entah menulis apa itu. Terkadang dalam diam itu terlintas berbagai ide liar bermunculan untuk kemudian dituangkan dalam sebuah rangkaian huruf. Kemudian ambil laptop, namun lama aku hanya memandangi laptop. Ide-ide liar itu sangat liar, memang liar. 

Menjaga Toleransi Keberagaman

Keberagaman adalah sebuah fakta yang tak bisa dipungkiri, yang paling sederhana dari sebuah keragaman adalah fakta bahwa setiap orang yang terlahir itu berbeda dengan orang lain meskipun orang itu terlahir dengan kembar sekalipun tetap saja ada perbedaan. Oleh karenanya setiap orang yang ada di dunia ini harus bisa saling melengkapi dan menghargai atas perbedaan yang ada. Perbedaan yang lebih luas dari sekedar perbedaan fisik adalah perbedaan kehidupan sosial, seperti perbedaan suku, bahasa, ras, budaya dan agama. Atas perbedaan tersebut yang harus ditanamkan dalam sikap setiap pribadi orang adalah toleransi atau saling menghargai. Hal yang saya lakukan untuk menjaga nilai toleransi tentu dimulai dari diri sendiri dengan menghargai semua perbedaan yang ada, tidak melakukan bullying atau perundungan kepada orang lain.Kehidupan sosial saya berada dalam lingkungan yang sangat moderat. Saya aktif sebagai ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Barat...

Isi Pancasila itu Berasal dari Al-Quran

Ajaran tentang persatuan dan kesatuan dan pengakuan akan perbedaan sudah ada dalam agama Islam. Firman Allah SWT dalam Al-qur’an Surat Al-Hujurot ayat 13, yang artinya : wahai manusia, sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal”. Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa Islam sangat mengakui akan perbedaan. Perbedaan agam, ras, bahasa dan suku bangsa bukanlah alasan untuk saling berpecah belah. Namun dengan banyaknya keberagaman justru akan menjadi sebuah kekayaan bangsa Indonesia. Negara ini merdeka dengan hasil perjuangan yang panjang dan penuh dengan pengorbanan yang luar biasa dari para pejuang. Kemerdekaan ini hasil dari meninggalnya ribuan pahlawan yang gugur untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan yang didapatkan tentu sangat memiliki nilai yang harus dipertahankan. Maka sangat disayangkan jika muncul orang-orang yang ingin merusak k...

Toleransi : Bercermin dari Perubahan Piagam Jakarta

Setelah deklarasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Tepat sehari setelah itu, pada tanggal 18 Agustus 1945 dilakukanlah sidang PPKI pertama sekaligus melakukan pengesahan UUD 1945. Ada beberapa catatan dari hasil sidang PPKI itu. Pada kata “ Mukaddimah ” dalam awal UUD 1945, diubah menjadi kata “ Pembukaan ”. Kata Mukaddimah merupakan kata yang berasal dari bahasa arab yang artinya adalah pembukaan. Pada sila pertama pancasila dengan isi “... Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluknya-pemeluknya” , kemudian diganti dengan “Menjadi  Ketuhanan Yang Maha Esa ”. Perubahan itu dilakukan karena mendengar dari usulan kelompok masyarakat di Indonesia Timur agar menghilangkan kata “ ...dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya...” . usulan itu muncul pada sidang pertama karena ada beberapa wakil pemuka agama non Islam yang keberatan dengan kalimat itu. Kalimat itu ditakutkan akan menjadi sebuah diskriminasi terhadap golongan non Islam di I...

Hubungan Agama dan Negara

Kemerdekaan negara Indonesia merupakan sebuah hasil dari perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Rasa persatuan dan kesatuan yang kuat serta tekad yang sama untuk merdeka membuat bangsa ini berjuang mengusir penjajah. Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan hasil dari perjuangan seluruh masyarakat Indonesia akan kemerdekaan. Termasuk didalamnya para ulama dan santri yang ikut dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia. Tanpa membedakan bahasa, adat, asal dan daerah seluruh warga Indoensia dengan gigih memperjuangkan kemerdekaannya. Dari perjuangan bangsa ini sehingga dapat dilihat bahwa proses mencapai kemerdekaan dilalui dengan berbagai perbedaan suku, ras, agama dan golongan. Ini juga dapat dilihat dari perbedaan dari para tokoh kemerdekaannya. Hingga pada 17 Agustus sejak diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia. Maka sejak itulah para perintis kemerdekaan kemudian memusyawarahkan akan dibentuknya dasar negara bagi kehidupan berbangsa di Indonesia. ...

Kenali ciri-ciri Hoax !!!

Semakin canggihnya teknologi saat ini sangat memudahkan orang untuk mendapatkan informasi apapun. Dunai terasa semakin dekat dengan adanya alat komunikasi yang semakin hebat. Kini hampir setiap orang memiliki smartphone atau telepon pintar, dan dengan telepon pintar itulah orang menggunakannya untuk keperluannya dan salah satu dari itu adalah untuk mendapatkan berita atau informasi. Kini orang disuguhkan dengan suguhan yang instan tanpa harus mencari referensi dan tanpa harus membaca beberapa buku, secara mudah orang dapat mengetahui informasi apapun terkini dan saat ini media sosial dijadikan sumber utama dalam pencarian informasi. Kekuatan media sosial mampu mempengaruhi orang, tapi celakanya medsos dijadikan alat provoksi, fintah dan menebar kebencian. Keberadaan media sosial tidak seharusnya disalahkan. Media sosial seyogyanya digunakan untuk sebagaimana kebutuhan pemiliknya. Mau kemana arahnya tergantung bagaimana pemiliknya menggunakannya. Sehingga perlu adanya pem...